Bangunan liar di Semeru Bogor Dibongkar, Warga: Jangan Jadi Tumpukan Sampah

Penertiban Bangunan Liar Jalan Semeru Bogor
Pembongkaran Bangunan Liar di Semeru Bogor

Pembongkaran Bangunan Liar di Jalan Semeru, Kota Bogor

Pembongkaran bangunan liar yang berada di Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, telah selesai dilakukan. Pada Senin (13/4/2026), area tersebut kini sudah rata dengan tanah. Proses pembongkaran ini merupakan bagian dari langkah tegas pemerintah setempat untuk menertibkan kawasan yang selama ini disalahgunakan secara ilegal.

Pasca-pembongkaran, saluran air yang sebelumnya tertutup kini mulai terlihat jelas. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga telah memasang garis kuning di lokasi untuk menghalangi akses publik selama proses penataan berlangsung. Meski demikian, gundukan tanah sisa material masih tampak tersebar di beberapa titik lokasi.

“Untuk pembongkarannya bagus. Tapi, jangan sampai jadi tempat pembuangan sampah lagi seperti lahan di dekat Manunggal itu. Harapannya segera dibangun sesuai rencana, apakah itu taman atau normalisasi saluran,” ujar Bayu Aji (29), warga sekitar saat ditemui di area RSUD.

Langkah Strategis Pemkot Bogor

Sebagai tindak lanjut, Plt Kasatpol PP, Pupung W Purnama, menjelaskan bahwa fokus utama saat ini adalah pemulihan fungsi prasarana kota.

  • Pembersihan Total: Seluruh struktur ilegal telah diratakan untuk mengembalikan estetika kota.
  • Sterilisasi Lahan: Pemasangan garis kuning guna memastikan area aman dari okupansi kembali.
  • Normalisasi Saluran: Perbaikan sistem drainase yang selama ini tertutup pondasi bangunan liar.
  • Pengawasan Kontinu: Pemantauan rutin oleh petugas Satpol PP agar tidak terjadi aktivitas ilegal baru.

Harapan dan Tantangan Ke Depan

Warga menaruh harapan besar agar Pemkot Bogor tidak membiarkan lahan ini kosong terlalu lama. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dinilai menjadi solusi terbaik untuk mencegah masyarakat membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut.

Tantangan utama saat ini adalah koordinasi antar-instansi untuk segera mengangkut sisa gundukan tanah dan memulai pengerjaan fisik. Partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lokasi juga menjadi faktor kunci keberhasilan penataan ini secara berkelanjutan.

0/Post a Comment/Comments